Jumat pagi, 2 November ketika hendak pergi ke kantor …tiba-tiba begitu keluar dari rumah..salju tipis ada dimana-mana. Langsung dengan segera gua kembali ke dalam, ambil kamera dan memotret moment ini.
Physically salju tak lain adalah kristal es, inilah kenapa mereka memantulkan warna putih dari sinar matahari dengan kuat dan kemudian salju identik dengan warna putih (snow white : remember??). Apa yang tertanam di pikiran gua selama ini tentang salju dan teksturnya berbeda sama sekali dengan apa yang kutemui,…. ini persis es serut…yang tanpa dikasih sirup.
Hari ini gua mencoba merasakan taste salju saat di jalan dengan menengadahkan kepala dan membuka mulut, dan membiarkan butir salju mengenai lidah dan mulutku…. sekali lagi persis es serut tanpa sirup. Dan salju sepertinya bisa dimakan, dalam beberapa buku survival yang pernah gua baca ..mencairkan salju untuk diminum menjadi salah satu bagian dari survival method,.. mungkin yang harus dipertimbangkan adalah kandungan polutan jika salju diperoleh di area urban (gua sih yakin konsentasi di trondheim rendah and neglectable), selain itu pernah di suatu artikel (yang gua lupa) menyebutkan untuk berhati-hati jika ingin mengkonsumsi salju/es yang berwarna kemerahan karena kemungkinan mengandung organisme (alga ??) yang bisa membahayakan kesehatan manusia.
Winter dan salju memberikan nuansa yang indah … (apalagi kalo ngliatnya dari jendela kantor kaya pagi tadi), tetapi ada beberapa aspek yang perlu gua perhatikan menyangkut kebiasaan hidup di daerah tropis seperti Indonesia dan suddenly menghadapi musim seperti ini.
Seperti aturan OS : Cuaca ga’ pernah salah
Menghadapi cuaca dingin yang pasti adalah menggunakan kostum yang tepat. Berikut kostum gua selama musim ini kalo keluar :
1. Atasan : Pakaian dalam dari bahan katun (beli di indonesia, dan mengecil gara2 kelamaan di dalam pengering
), longjohn bahan katun (kalo temperatur dibawah 3°C, kenapa 3°C ?? alasan subyektif aja), kaos /kemeja bahan katun, sweater cashmere (kalo pas suhu sama dengan atau dibawah 0°C) atau bisa divariasikan dengan jacket wool (sedikit gatel di leher), scarf, jacket bahan parasut water proof atau bisa divariasikan sama coat, sarung tangan (bahan kulit kalau suasana basah, bahan wool kalau cerah), tidak lupa kupluk/hat yang bisa nutup telinga.
2. Bawahan : Celana Dalem bahan katun (gua prefer yang model celana pendek) ketat, LongJohn atau sweat pant ketat, celana bahan katun atau jeans (sebetulnya kurang tepat), kaos kaki katun tebal (kalau perlu double), boot (atau sepatu water proof, atau sepatu yang disemprot water proof spray–> Bisa Beli di Rema1000 merk Kiwi)
At least hingga saat ini, kostum ini berhasil untuk menghadapi dinginnya cuaca Trondheim dan semoga berhasil untuk waktu 4 bulan kedepan … hingga Spring…hmmm masih jauh.
Seringkali udara dingin yang terhirup secara langsung terasa kering dan menyakitkan, hal ini bisa dibantu dengan menutupi hidung dan mulut dengan scarf .. at least udara yang gua hirup ga kontak langsung dengan sistem pernafasan gua. Tetapi buat orang berkacamata kaya gua..cara seperti ini seringkali mengganggu.. karena hembusan udara dari hidung/mulut gua jadi terarah ke kacamata dan otomatis bikin kacamata burem. Hingga saat ini, hal ini belum ada solusinya (ada usul ??)
Dari informasi temen2 yang sudah berpengalaman disini ada beberapa tips lainnya yang cukup membantu :
1. Bersihkan telinga dengan rutin, kotoran telinga yang mengeras bisa jadi masalah dan bahkan bisa bikin infeksi … (jangan sampai deh). Kalau telinga sakit, teteskan sedikit minyak sayur yang berfungsi sebagai lubricant biar telinga kita terlumasi, (gua baru coba sekali sih…efeknya ?? biasa aja).
2. Hindari mandi di pagi hari, sebaiknya mandi malem sebelum tidur, selain lebih rileks dengan temperatur ruangan yang hangat menyebabkan suhu tubuh stabil. Bagi gua ini masuk akal dan selalu kupraktekkan, mandi di pagi hari dan pergi ngantor membuat gradien temperatur yang sangat besar (dari hangat habis mandi dan tiba2 dingin setelah mandi) dan hal ini ga nyaman. Mending cukup cuci muka air hangat dan sikat gigi.
3. Jaga kesehatan dengan makanan bergizi (kombinasi yang baik) dan cukup. Banyak-banyak minum air putih (inget: kran diputer pol ke arah yang dingin, kecuali mau nelen chemicals dari boiler yang tercampur di air panas). Minum madu (pereda batuk yang hebat khasiatnya) dan minyak ikan. Sakit di cuaca dingin sungguh ga nyaman…. bulan lalu gua sempet sakit flu & batuk….suckss !!
4. Hindari kehujanan secara langsung… brrr…menyiksa man.
5. Lakukan olahraga : Orang Norway kalau kedinginan .. mereka keluar dalam cuaca dingin dan jogging supaya berkeringat … kalau gua..cukup ikut Klub Badminton anak2 MCC…
6. Nyalakan heater di ruangan kalo terasa dingin. Di ruang yang sempit / kecil… gua menaruh satu panci kecil berisi air supaya ruangan sedikit lembab… panas heater membuat udara kering dan terasa ga enak di nafas kita.
7. Monitor cuaca biar bisa preparasi dengan baik. Di norway gua menggunakan link ini : http://www.met.no/. Cukup akurat dan up-to date.
8. Sedikit wine pada saat yang tepat…. hmmm works very fine for me.
9. Banyak baik ama orang dan banyak doa syukur ….
Selamat Musim Dingin…………… Ga sabar pengen ski & ice skating !!!
Special Thanks buat Keluarga Trondheim atas tips2-nya






Kata orang Sammi (penduduk aslinya Swedia Utara), ada 7 jenis salju. Aku sih gak bisa mbedain ketujuh nya, cuman pernah ngalamin salju yang bener-bener lembut, jatuh di baju langsung meleleh
kuangen ma salju euy….. tahun depan mesti target makan es serut ala gandoel kiey….:)