Fredag sampe Mandag , Dec 7-10, 2007
Mbakyuku mengunjungiku di Trondheim datang malam-malam naik kereta dari Ostersund, Sverige melalui perjalanan yang jauh dari Umea, mungkin menghabiskan waktu seperti naik kereta Jakarta-Surabaya.
Perjalanan yang melelahkan kuyakin. Tanpa penyambutan dan persiapan yang sebanding dengan niatnya untuk mengunjungiku. Tidur dan makan seadanya, tanpa planning bepergian kemana.
Masih untung dari teman aku tahu ada event hari Sabtu di Garnasen, Ski Jumping World Cup. Selain itu jalan-jalan saja, mencari souvenir buat di bawa ke Indonesia minggu depan.
Sekali lagi fotografi menyelamatkan kami. Acara utama kunjungan ini adalah memotret. Bahkan ini kali pertama aku menyusuri halaman belakang Nidaros dengan kuburannya.
Terimakasih mbakyuku
Keluargaku dulu terlalu keras untuk mengajarkan sikap ekspresif dalam menunjukkan perasaan sayang dan perhatian. Tipikal keluarga Jawa kuno, dengan suasana kaku, semua serba mekanistis dan menonjolkan fungsionalitas
Kami masih belajar menjadi ekspresif hingga sekarang dan semua berkembang dengan baik. Menyatakan diri bahwa aku merindukan kalian mulai kulakukan dengan malu-malu, dan cara tertentu yang tidak eksplisit.
Thanks atas kunjungannya mbak ayu. Aku tau itu semua adalah pernyataan sikap mensupport langkahku yang bandel, kontroversial. Tapi kulakukan dengan suatu keyakinan yang baik.






Sama-sama adikku. I had a great moment in Trondheim. Tetaplah yakin dengan semua hal yang sudah dipilih, semuanya baik sama baiknya dengan usaha kerasmu. Btw, kamu motret lapisan es yang membuatku terjatuh dengan sukses He3…
Take care di sana, love you